Marshanda Punya Riwayat Bipolar, Seperti Apa Pengobatannya? Ini Penjelasannya

SHARE

Artis Andriani Marshanda menjadi perhatian setelah dikabarkan hilang di Los Angeles, Amerika Serikat, lalu kemudian ditemukan. Wanita yang akrab disapa Caca ini diketahui memiliki riwayat gangguan mental bipolar.

Dikutip dari WebMD, bipolar adalah gangguan mood jangka panjang yang dapat mempengaruhi cara berpikir, perasaan, bahkan perilaku seseorang. Sampai saat ini bipolar belum bisa disembuhkan total, tapi masih dapat dikontrol untuk mengelola gejalanya.

Terapi yang digunakan untuk pasien bipolar adalah kombinasi dari terapi perilaku dan obat-obatan. Penting bagi pasien disiplin dalam terapinya untuk bisa mengelola gejala, mencegah episode serius.

"Tidak ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan bipolar. Tetapi, melalui terapi perilaku dan kombinasi yang tepat dari obat penstabil suasana hati, kebanyakan orang dengan gangguan bipolar dapat hidup normal, produktif, dan mengendalikan penyakitnya," ungkap WebMD seperti dikutip pada Selasa (28/6/2022).

Gangguan bipolar ditandai dengan episode manik atau mania yakni ketika suasana hatinya sangat riang, dan episode depresif saat suasana hatinya berubah jadi sangat down. Psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ, dari RSJ Marzoeki Mahdi Bogor mengungkap sejumlah ciri yang bisa terpantau pada pengidap bipolar saat mengalami episode manik. Ciri-ciri berikut dapat terpantau selama sepekan belakangan:

- Perasaan 'tinggi, euforia, hebat, penting, mudah tersinggung
- Tidak butuh tidur, punya energi berlebih
- Berbicara sangat cepat sehingga tidak terikuti oleh orang lain
- Memiliki ide-ide yg banyak (racing thought)
- Perhatian gampang teralih/distracted
- Melakukan tindakan yang berbahaya tanpa memikirkan konsekuensinya (contoh: belanja, aktivitas seksual yang tidak sesuai, investasi yang salah, dan lain-lain)

Pada keadaan yang berat dapat muncul halusinasi dan waham atau delusi (keyakinan yang salah)

"Selama satu minggu, terdapat gejala-gejala yang membuat pasien sulit berfungsi dalam hidup sehari-hari," terang dr Lahargo.